Kegiatan Usaha

Kegiatan Usaha Perseroan Dengan mengacu kepada Anggaran Dasar terakhir Perseroan, dimana akta Nomor 10 tanggal 10 November 2017 menyebutkan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan adalah usaha dalam bidang industri ban yang mencakup usaha pembuatan ban dengan bahan utamanya dari karet alam ataupun karet buatan untuk semua jenis kendaraan bermotor, baik kendaraan roda empat maupun roda dua.

Hingga saat ini, Perseroan sedang dalam proses mengembangkan beberapa merek produk ban kendaraan, yakni Achilles, Uniroyal, BFGoodrich untuk Kendaraaan Roda Empat (TC/Tourisme Camionnette) dan Corsa untuk Kendaraan Roda Dua (2W/TwoWheel).

Perseroan senantiasa menjaga komitmen untuk menjadi produsen ban kendaraan roda dua dan roda empat yang unggul. Komitmen itu diwujudkan dengan meningkatkan kualitas hasil produksi serta mempertahankan kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat atas kinerja yang telah dihasilkan oleh Perseroan. Sebelum produk-produk dipasarkan ke masyarakat, Perseroan melakukan beberapa tahapan ini:

2. About __ Business Activity

Proses Produksi

1. Persiapan Komponen

Hasil produksi yang maksimal merupakan hal yang paling esensial bagi Perseroan. Proses produksi dimulai dengan melakukan ekstra ketelitian dalam hal pemilihan bahan yang akan digunakan. Bahan baku yang digunakan dalam proses produksi Perseroan adalah karet alam, karet sintetis, carbon black, polyster & nylon, steel cord & wire, serta bahan kimia lainnya. Penggunaan bahan-bahan tersebut telah sesuai dengan pemilihan kualitas dan prosedur Perseroan. Seluruh bahan baku yang telah diproses dan dicampurkan dengan beberapa variasi campuran bahan disesuaikan berdasarkan kegunaan dalam konstruksi ban yang akan dihasilkan, secara umum campuran tersebut disebut dengan compound. Compound yang telah disiapkan digunakan untuk merancang konstruksi sebuah ban, seperti membentuk telapak ban, kerangka (carcass), sabuk ban, kawat bead, serta inner liner.

2. Komponen Assembly

Setelah seluruh komponen selesai diproses, maka komponen tersebut telah siap memasuki proses perakitan menggunakan mesin tire building yang dilakukan di ruangan khusus untuk menghasilkan green tire, proses penghasilan green tire ini dibuat berdasarkan dengan ukuran ban yang telah dirancang berdasarkan permintaan bagian bagian penjualan Perseroan.

3. Seleksi Ban Jadi dan Pemeriksaan Kualitas

Setelah melewati proses curing press, ban yang telah selesai diproses akan dikirimkan ke bagian seleksi guna diperiksa oleh inspector. Proses pemeriksaan ini dilakukan secara visual untuk mensortir kondisi ban yang layak maupun kondisi yang masih mengalami kekurangan dalam proses produksi. Proses selanjutnya adalah proses pemeriksaan menggunakan mesin yang disebut uniformity machine, yakni mesin yang digunakan untuk memeriksa kondisi ban berdasarkan standar yang telah ditetapkan oleh Perseroan. Seluruh proses pemeriksaan ini dilakukan sebelum hasil produksi didistribusikan ke dalam gudang penyimpanan.

Perseroan menggunakan standar pemeriksaan kualitas QMS (Quality Management System) yang mengacu kepada ISO 9001:2015. Seluruh produk yang dihasilkan telah memenuhi standar regulasi dari beberapa negara, antara lain:

 


Sertifikasi Asal Negara
SNI (Standar Nasional Indonesia) Indonesia
TISI (Thai Industrial Standards Institute Ministry of Industry) Thailand
DOT ( Departement of Transportation ) Amerika Serikat
ECE ( Economic Commission for Europe ) Eropa
PS Mark ( Philippine Standar ) Filipina
CCC Mark (China Compulsory Certificate Mark) Tiongkok
INMETRO (Instituto Nacional de Metrologia, Normalizacao e Qualidade Industrial) Brazil
ISO/IEC 17025:2017
ISO 9001:2015
ISO 45001:2018
ISO 14001:2015