Kunjungan Pertama Komunitas BRV Ke Pabrik Ban

February 25, 2018
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+

Sabtu (24/2) sebanyak kurang lebih 30 unit mobil Honda BRV memenuhi lapangan parkir di Gedung 17 kawasan industri PT Multistrada Arah Sarana Tbk, Cikarang. Sebanyak 60 orang anggota komunitas BRV Cabang Bekasi atau yang lebih dikenal dengan Indonesia Braver Community dengan antusias melakukan kunjungan ke pabrik ban Cikarang untuk bersama-sama melihat proses pembuatan ban.

Diatas lahan seluas 120ha, sebanyak 60 orang peserta diajak langsung melihat proses pembuatan ban dimulai dari compound hingga ban yang siap dikirim ke seluruh distributor baik dalam dan luar negeri yang diprodduksi menggunakan teknologi terbaru standar internasional.

Acara factory visit yang berlangsung di kawasan industri Lemah Abang, Cikarang, Bekasi, dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Dalam kegiatan ini, para anggota komunitas bukan hanya berkesempatan melihat langsung proses produksi, namun juga mendapatkan pengetahuan berupa produk-produk keluarann PT Multistrada dan sharing session tips merawat keawetan ban kesayangan.

Mengenai sharing session yang disampaikan, Tim TS PT Multistrada Arah Sarana Tbk menyampaikan materi mengenai pengetahuan masyarakat tentang ban yang baik. Menurutnya, stigma ban yg baik dan bagus adalah merujuk pada satu brand, hal itu mesti diluruskan karena ban yang baik adalah ban yang dirawat, “Banyak diantara kita masih berpikir kalau ban yang awet adalah ban Merk A atau B atau C, padahal ban yang awet adalah ban yang dirawat. Bagaimana kita peduli dengan tekanan angin, balancing, dan spooring akan mempengaruhi keawetan ban yg akan berdampak pada keamanan dan kenyamanan berkendaraan” terang Iwan selaku Tim TS PT MSA.

Sesi yang berlangsung dengan penuh antusias ini mendapat banyak pertanyaan dari para anggota komunitas, hal yang banyak ditanyakan adalah tentang periode waktu melakukan perawatan spooring yang baiknya dilakukan berapa bulan sekali. Iwan menjelaskan bahwa perawatan spooring memang idealnya dilakukan per-6 bulan sekali, namun jika memang dirasakan tidak nyaman baiknya langsung melakukan pengecekan dan service ke bengkel.

Selanjutnya adalah pembahasan mengenai kapan sebaiknya mengganti ban melihat dari masa TWI (Tread Wear Indication) yaitu penanda keausan ban yg berupa benjolan yang merupakan batas keausan ban. Iwan memberikan pesan, “jangan sampai bapak atau ibu yg membeli ban second (bekas pakai orang-red) tidak memerhatikan TWI ini karena ini sangat berpengaruh pada faktor keselamatan”.

Diakhir acara, Pandu salah satu member dari Komunitas Braver Chapter Bekasi menyampaikan, “ini kali pertama kunjungan kami ke pabrik ban. Kami sangat terkesan karena Multistrada dalam produksinya mengedepankan kamanan dan kennyamanan untuk customer. Semoga kedepannya kami bisa menjalin hubungan dan kerjasama yang baik” ucapnya.